Pemerintah menargetkan implementasi campuran Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis minyak sawit 40% ke Bahan Bakar Minyak (BBM) solar atau Biodiesel 40% (B40) pada tahun 2025
HLS Redaksi
16 Juli 2024Pemerintah menargetkan implementasi campuran Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis minyak sawit 40% ke Bahan Bakar Minyak (BBM) solar atau Biodiesel 40% (B40) pada tahun 2025
HLS Redaksi
16 Juli 2024Jakarta - Pemerintah menargetkan implementasi campuran Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis minyak sawit 40% ke Bahan Bakar Minyak (BBM) solar atau Biodiesel 40% (B40) pada tahun 2025. Hal ini dikonfirmasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif. "Iya, implementasi B40 tahun depan," jawabnya saat ditanya apakah implementasi B40 akan dilakukan pada tahun 2025 mendatang, dikutip Senin (15/7/2024).
Menurut Arifin, saat ini pihaknya telah selesai melakukan uji coba implementasi BBM dengan campuran B40, mencakup aspek teknis, pasokan, hingga pendanaannya. "Kita sudah siap, uji coba sudah siap, teknis siap, pasokan B40 siap, pendanaan siap, tinggal launching saja," ungkapnya.
Dengan demikian, Arifin berharap komersialisasi BBM solar dengan campuran B40 bisa dimulai pada awal tahun 2025. "Tunggu lah, mudah-mudahan implementasi awal tahun 2025," tambahnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan uji coba pemakaian B40 untuk sektor otomotif. Tahun ini, uji coba sedang dilakukan untuk sektor non-otomotif.
Hasil uji coba tersebut, menurut Eniya, menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dibandingkan dengan B35. "Jadi dari daya maksimum kendaraan itu sama, lalu pemakaian B40 dengan kondisi B30 dan D10 itu tidak berdampak signifikan pada perubahan massa, volume, dimensi, atau karet dalam materialnya," jelas Eniya dalam acara Special Dialogue Apkasindo Strategi Meningkatkan Daya Saing Kelapa Sawit Indonesia Melalui Hilirisasi, Kamis (6/6/2024).
Eniya juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai pemakaian B40 di sektor alat berat, perkeretaapian, dan angkutan laut, dengan komposisi 40% B40 dan tambahan campuran biodiesel 35% dengan D5 dan B30 dengan D10. "Kami menunggu hasilnya sampai Desember. Kami harap hasilnya segera bisa direalisasikan sehingga tahun depan siap untuk semua sektor pemakaian B40," tandas Eniya.
Sumber : cnbcindonesia.com