-
HLS Redaksi
29 Juli 2024-
HLS Redaksi
29 Juli 2024Sintang - PT PLN Indonesia Power (IP) telah memulai penggunaan tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan bakar biomassa di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang, Kalimantan Barat. Direktur Utama PLN Indonesia Power, Edwin Nugraha Putra, dalam keterangannya di Jakarta pada Senin menyatakan bahwa perusahaan terus berinovasi dalam penerapan pencampuran bahan bakar (co-firing) untuk pembangkit listrik, dengan mencoba berbagai bahan baku baru sebagai biomassa yang dapat menggantikan batu bara.
"Kali ini, kami memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit sebagai campuran energi primer di PLTU Sintang," ujarnya. Menurut Edwin, PLN IP Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Sintang telah melakukan uji coba co-firing menggunakan pelet tandan kosong kelapa sawit untuk mempercepat transisi energi menuju net zero emission pada 2060.
"Sebelumnya, pada 2023, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Sintang telah berhasil menggunakan biomassa dari cangkang dan woodchip sebagai bahan bakarnya," katanya. Edwin menambahkan bahwa dari target 7,432 GWh listrik yang dihasilkan dari penggunaan energi primer biomassa, PLN IP UBP Sintang telah mencapai 11,74 GWh atau 158 persen dalam satu semester.
PLN Indonesia Power berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan biomassa sebagai energi primer pembangkit. Dengan nilai kalori pelet tandan sawit yang dapat mencapai 4.000 kkal/kg, satu kilogram pelet dapat menghasilkan energi bersih 0,83 kWh. "PLN IP UBP Sintang telah berhasil melakukan uji coba menggunakan pelet tandan kosong," ujarnya.
Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit untuk biomassa memiliki potensi besar, karena sumbernya melimpah. Secara geografis, Kalimantan Barat yang mayoritas memiliki kebun sawit dengan salah satu produk turunannya adalah tandan kosong. "Merujuk data areal perkebunan sawit dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, hampir seluas 15,38 juta ha dengan produksi tandan kosong kelapa sawit (TKKS) mencapai 47 juta ton," jelas Edwin.
Edwin berharap kegiatan pengujian bahan bakar pelet tandan kosong dapat berhasil dan menambah nilai ekonomis dari tandan kosong, sebagai produk turunan pohon kelapa sawit serta dapat mengurangi emisi karbon dengan mengembangkan energi hijau. "Uji coba ini sebagai bentuk komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung program pemerintah terkait net zero emission," tutur Edwin.
PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Sintang telah sukses memproduksi listrik menggunakan 100 persen biomassa dari cangkang sawit dan woodchip, yang memiliki nilai kalori cukup tinggi yaitu mencapai 3.700-4.000 kkal/kg.
Sumber : antaranews.com