Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah menetapkan 23 perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai penyelenggara beasiswa sawit untuk tahun 2024.
Novi
26 Maret 2024Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah menetapkan 23 perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai penyelenggara beasiswa sawit untuk tahun 2024.
Novi
26 Maret 2024Makassar - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah menetapkan 23 perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai penyelenggara beasiswa sawit untuk tahun 2024. Dari Sumatera hingga Papua, berbagai institusi pendidikan tinggi telah dipilih untuk memfasilitasi program ini.
Politeknik ATI Makassar menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Sulawesi yang terpilih sebagai penyelenggara beasiswa SDM sawit untuk tahun 2024. Hal ini tertuang dalam surat Nomor PENG-2/DPKS/2024 tentang pengumuman lolos seleksi proposal program beasiswa pendidikan pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit. Sejarah Politeknik ATI Makassar yang berdiri sejak 28 April 1967, sebelumnya dikenal sebagai Akademi Industri Makassar, menambah nilai penting bagi institusi ini. Tanggal tersebut bahkan ditetapkan sebagai dies natalis Politeknik ATI Makassar.
Politeknik ATI Makassar merupakan bagian dari lingkungan Kementerian Perindustrian yang berada di bawah tanggung jawab Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), dengan kantor pusatnya terletak di Makassar, Sulawesi Selatan. Institusi ini menawarkan empat program studi yang meliputi Teknik Industri Agro (TIA), Teknik Mesin Industri Agro (TMIA), Otomasi Sistem Permesinan (OSP), dan Teknik Kimia Mineral (TKM). Bagi para penerima beasiswa sawit tahun 2024, Politeknik ATI Makassar membuka kesempatan untuk mengikuti program studi Diploma III (D3) Otomasi Sistem Permesinan.
Tahun 2024 menandai kehadiran Politeknik ATI Makassar sebagai lembaga pendidikan penyelenggara beasiswa sawit di bawah program BPDPKS. Dengan berbagai program studi yang ditawarkan, institusi ini bertekad untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit.
Sumber : sawitindonesia.com