Upaya Respons First Resources Terhadap Dakwaan Perusahaan Bayangan dan Praktik Penebangan Hutan

Isu yang diungkapkan oleh The Gecko Project dalam artikel "Chasing Shadows" pada November 2023 tentang perusahaan bayangan dan praktik penebangan hutan telah mengguncang bisnis yang dijalankan oleh First Resources.

BERITA

Novi

15 April 2024
Bagikan :

Jakarta  - Isu yang diungkapkan oleh The Gecko Project dalam artikel "Chasing Shadows" pada November 2023 tentang perusahaan bayangan dan praktik penebangan hutan telah mengguncang bisnis yang dijalankan oleh First Resources. Artikel tersebut menyebutkan bahwa First Resources Limited memiliki keterkaitan dengan perusahaan-perusahaan bayangan yang terlibat dalam penebangan hutan hujan di Indonesia.

Menyikapi artikel tersebut, investigasi yang dilakukan oleh The Gecko Project menghasilkan bukti yang menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut merupakan bagian dari First Resources, perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh keluarga Fangiono. Investigasi tersebut melibatkan wawancara dengan 14 individu yang bekerja untuk First Resources dan perusahaan-perusahaan bayangan yang diduga terlibat dalam rentang waktu antara tahun 2011 dan 2022, termasuk PT Ciliandry Anky Abadi (CAA) dan PT Fangiono Agro Plantation yang kemudian berganti nama menjadi PT FAP Agri Tbk.

Mengenai isu ini, First Resources menyatakan dalam laman resminya bahwa tuduhan yang melibatkan FAP Agri (FAPA), Ciliandry Anky Abadi (CAA), dan New Borneo Agri (NBA) sedang dalam proses penyelesaian di bawah sistem pengaduan RSPO dengan nomor pengaduan RSPO/2021/04/EN. Perusahaan tersebut menunggu hasil dari pengaduan tersebut dan berkomitmen untuk mematuhi proses yang ditetapkan oleh RSPO.

Dalam rangka menghormati proses tersebut, First Resources telah melibatkan penasihat independen dari Robertsbridge, sebuah perusahaan penasihat keberlanjutan global, untuk membantu menyelidiki isu-isu ini dan menyusun rencana aksi. Robertsbridge memiliki rekam jejak dalam menangani isu-isu serupa di sektor kelapa sawit dan telah bekerja dengan perusahaan-perusahaan besar untuk menangani keluhan dan memastikan keterlibatan kembali dengan pihak-pihak yang relevan.

First Resources menegaskan komitmennya untuk memberikan informasi terbaru secara berkala mengenai perkembangan penyelesaian masalah ini, sambil meminta semua pihak untuk menghormati proses yang sedang berlangsung dan menunggu hasilnya sebelum membuat kesimpulan atau klaim. Perusahaan yakin bahwa dengan kerjasama, masalah yang diangkat akan ditangani secara komprehensif dan transparan.

Sumber : sawitindonesia.com

Bagikan :

Artikel Lainnya