Bupati Bahrul Ilmi: Batola Punya Peluang Besar di Pertanian dan Perkebunan, Termasuk Sawit

Kabupaten Batola memiliki sekitar 80% wilayah pertanian yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Bupati Bahrul Ilmi menekankan perlunya strategi yang tepat untuk meningkatkan hasil panen dan mendorong pertumbuhan sektor perkebunan termasuk sawit sebagai bagian dari ketahanan pangan di Kalimantan Selatan.

BERITA

Arsad Ddin

25 Maret 2025
Bagikan :


(Foto: infopublik.id)

Marabahan, HAISAWIT - Bupati Barito Kuala (Batola), Bahrul Ilmi, menghadiri Safari Ramadan di Masjid Al Istiqomah, Desa Roham Raya, Kecamatan Wanaraya, pada Kamis (20/03/2025). Dalam kegiatan tersebut, ia menyerahkan bantuan untuk masyarakat setempat.

Kabupaten Batola memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan perkebunan. Berdasarkan data pemerintah daerah, hampir 80% wilayah di Batola merupakan lahan pertanian yang dapat dikembangkan lebih optimal.

Dalam sambutannya, Bahrul Ilmi menyampaikan pentingnya memanfaatkan peluang ini dengan strategi yang tepat. Ia juga menyinggung undangan yang diterimanya dalam pertemuan dengan Menteri Pertanian RI di Banjarbaru.

"Ini adalah kepentingan kita bersama dan kemarin saya juga dapat undangan di Banjarbaru bersama Menteri Pertanian RI dan Batola diamanatkan lahan pangannya menjadi kawasan pertanian terbesar se-Kalimantan Selatan," harapnya, dikutip dari InfoPublik.id, Selasa (25/03/2025).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pertanian dan perkebunan, termasuk sawit, harus dikelola dengan gagasan yang lebih inovatif agar produktivitas meningkat. Ia menyebutkan bahwa ada peluang besar jika lahan yang tersedia bisa dimanfaatkan secara lebih maksimal.

"Bagaimana caranya agar lahan kita yang hampir 80% pertanian ini terbuka untuk lahan. Kalau bisa kita ingatkan bisa pertanian ini panen tiga kali dalam setahun," tambahnya.

Bahrul Ilmi juga mengajak masyarakat dan pemerintah daerah untuk bekerja sama dalam mewujudkan hal ini. Menurutnya, dengan kolaborasi yang baik, sektor pertanian dan perkebunan di Batola bisa semakin berkembang.

"Dengan sama-sama kita saling mengingatkan, saling bahu-membahu, insya Allah Batola yang sejahtera akan terwujud terutama pada pertahanan pangannya," ujarnya.

Batola memiliki potensi pertanian yang luas, termasuk dalam pengembangan perkebunan sawit. Saat ini, pemerintah daerah tengah berupaya mendorong peningkatan produktivitas lahan melalui berbagai program.

Selain sawit, sektor pertanian lain juga mendapat perhatian, termasuk upaya meningkatkan jumlah panen dalam setahun. Hal ini menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pemerintah Batola melihat pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam mengelola potensi lahan yang ada. Dengan langkah yang tepat, pertanian dan perkebunan di wilayah ini dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah.***

Bagikan :

Artikel Lainnya